Sudah Punya BPJS, Haruskah Beli Asuransi Kesehatan Lainnya?

Saat ini, hampir seluruh masyarakat Indonesia sudah memiliki kartu BPJS Kesehatan yang memudahkan mereka untuk berobat ke rumah sakit kapan saja. Pada awalnya, hanya rumah sakit tertentu saja yang menerima kartu kesehatan ini tapi saat ini semua rumah sakit diminta untuk menerima pasien BPJS Kesehatan. Dengan mengandalkan kartu ini, pasien tidak perlu lagi keluar banyak duit karena semuanya ditanggung oleh pemerintah tapi para pemegang kartu diwajibkan untuk membayar iuran setiap bulannya sesuai ketentuan yang berlaku. Meskipun demikian, sejumlah orang di luar sana masih menganjurkan untuk membeli asuransi kesehatan dari perusahaan-perusahaan asuransi, entah itu Sinar Mas, Allianz, Manulife, dan lain sebagainya guna mendapatkan layanan medis yang sesuai harapan dan lebih baik. Bagaimana menurut Anda sendiri, haruskah seseorang membeli asuransi kesehatan lainnya jika sudah mempunyai BPJS? Temukan jawabannya di bawah ini:

Tidak harus jika…

Apabila Anda merasa bahwa iuran yang dikeluarkan untuk membayar BPJS sudah cukup membebani pengeluaran bulanan, tak perlu lagi membeli asuransi kesehatan lain. Mengapa? Dengan membeli polis asuransi kesehatan lainnya, mau tidak mau Anda harus mengeluarkan uang lagi untuk membayar premi yang jumlahnya tentu tidak sedikit. Jika Anda tidak mengelola keuangan dan pengeluaran Anda dengan baik, kebutuhan sehari-hari Anda bisa saja tidak terpenuhi dan Anda pun besar kemungkinan akan memiliki hutang. Maka dari itu, Anda tidak diharuskan untuk membeli asuransi kesehatan lainnya jika hal tersebut hanya akan menambah pengeluaran bulanan. Sebaiknya fokus pada pembayaran iuran bulanan untuk kartu BPJS yang dimiliki agar tidak mengalami masalah keuangan. Alasan lainnya adalah riwayat kesehatan yang dimiliki. Jika tidak ada anggota keluarga yang memiliki riwayat kesehatan yang buruk dan Anda pun menerapkan pola hidup sehat dalam keseharian Anda, kecil kemungkinan asuransi kesehatan akan digunakan. Hal ini dikarenakan kemungkinan untuk jatuh sakit parah terbilang kecil. Jika hanya sakit ringan, seperti demam, batuk, atau pilek, membeli obat di apotek bisa menjadi solusi cepat.

Harus apabila…

Jika Anda punya dana lebih dan Anda tidak keberatan untuk mengeluarkan uang lebih guna membayar premi asuransi kesehatan di tempat lain, sangat disarankan untuk membeli polis asuransi tersebut. Hal ini bukanlah tindakan buang-buang uang karena ini adalah salah satu bentuk investasi untuk masa yang akan datang. Hal ini pun patut untuk dilakukan apabila riwayat kesehatan keluarga Anda ada yang tidak baik. Sebagai contoh, jika ayah atau ibu Anda menderita diabetes atau kanker, ada kemungkinan bahwa Anda akan menderita penyakit yang sama cepat atau lambat. Apalagi jika pola hidup Anda kurang baik. Memiliki asuransi kesehatan dari perusahaan lain akan membuat Anda mendapatkan layanan yang lebih optimal. Sebagai contoh, jika di BPJS Anda, ruangan kelas yang bisa ditempati adalah kelas II dan di polis asuransi Anda yang satunya VIP, sementara itu Anda butuh ruangan yang tenang dan nyaman, Anda bisa menggunakan polis asuransi Anda yang satunya untuk bisa dirawat di ruang VIP tersebut. Contoh lainnya adalah, kartu BPJS Anda hanya bisa digunakan untuk rawat inap selama 7 hari dalam satu bulan sedangkan Anda butuh rawat inap selama 10 hari, Anda bisa melanjutkan perawatan inap dengan menggunakan polis asuransi Anda yang lainnya.

Bagaimana jika riwayat kesehatan baik? Apakah masih perlu membeli asuransi kesehatan di tempat lain? Sangat disarankan untuk membeli guna mendapatkan layanan medis yang sesuai harapan.

Tanya Jawab Seputar Asuransi Kesehatan

Bagi sebagian besar masyarakat, asuransi kesehatan adalah produk asuransi yang sudah dikenal dengan baik. Namun tidak sedikit pula orang-orang yang belum mengenal dekat produk asuransi tersebut, dimana kerap kali dibumbui oleh kebingungan serta keraguan saat akan membeli asuransi. Secara garis besar, asuransi kesehatan adalah salah satu produk asuransi yang memberikan jaminan biaya perawatan dan pengobatan nasabah (pemegang polis), baik itu ketika jatuh sakit maupun juga kecelakaan. Membahas tentang asuransi kesehatan lebih dalam, dapat menyimak tanya jawab berikut:

Apakah hanya rawat inap perlindungan yang diberikan?

Rawat inap (opname) ialah jaminan yang diberikan dalam asuransi kesehatan. Akan tetapi, belum tentu untuk rawat jalan, kehamilan, maupun juga optik. Hal ini tergantung dari masing-masing perusahaan asuransi karena sebagian besar jaminan seperti persalinan juga diberikan dan sebagiannya lagi tidak, namun bisa diperoleh dengan cara menambah perlindungan. Dalam hal ini, agar tidak salah pilih disarankan untuk lebih teliti memilih perusahaan asuransi, cermati dengan betul jaminan yang diberikan apakah hanya rawat inap ataupun juga rawat jalan.

Adakah faktor yang mempengaruhi premi?

Bicara tentang asuransi tak lepas dari soal premi. Yup, premi ialah biaya yang ditanggung oleh anggota asuransi untuk membuat polis aktif, biasanya di bayar perbulan, tiga bulan sekali, enam bulan sekali, atau juga satu tahun. Ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi biaya premi pasalnya tidak semua anggota asuransi memiliki tarif yang sama.

  1. Salah satu alasan mengapa asuransi kesehatan hendaknya dimiliki sesegera mungkin selain karena peristiwa di masa depan tak bisa diduga juga soal usia lanjut.Beragam penyakit mengintai seiring bertambahnya usia. Pengobatan yang diperlukan tentu saja lebih sering sehingga membutuhkan biaya besar dan membuat premi jadi mahal. Inilah mengapa usia merupakan satu dari sekian banyak faktor yang turut diperhitungkan dalam premi asuransi kesehatan.
  2. Jenis kelamin. Mengapa jenis kelamin sering kali dikaitkan dengan soal premi? Sebab jenis kelamin juga dapat berpotensi terhadap penyakit yang menyerang. Contohnya kanker serviks yang setiap wanita beresiko mengalaminya hingga mengakibatkan kematian, namun tidak pada laki-laki.
  3. Riwayat penyakit. Ajukan atau beli produk asuransi kesehatan pada saat kondisi tubuh sedang sehat merupakan langkah tepat untuk mendapat asuransi dengan premi murah. Hal ini dikarenakan premi juga dipengaruhi oleh riwayat penyakit yang diderita. Semakin banyak tubuh terdiagnosis penyakit, maka akan semakin besar pula premi yang ditanggung.

Apa saja dokumen yang diperlukan untuk klaim asuransi?

Untuk menggunakan jasa asuransi dalam pengobatan yang dilakukan, anggota asuransi harus mengajukan klaim. Adapun dokumen penting yang diperlukan untuk mengklaim asuransi adalah formulir klaim, surat keterangan asli yang dilegalisir dokter atau pihak rumah sakit, polis asuransi yang aktif, dan lain sebagainya sesuai dengan syarat dan ketentuan perusahaan. Dokumen penting tersebut perlu disertakan selengkap mungkin untuk memperlancar proses klaim.

Berapa lama menunggu proses klaim

Sementara masalah waktu diprosesnya klaim asuransi adalah tergantung dari proses pengajuan, jika semua dokumen lengkap dan premi asuransi tidak ada tunggakan bisa jadi prosesnya cepat. Sebaliknya, klaim asuransi juga bisa gagal apabila tidak sesuai dengan prosedur yang berlaku. Oleh karenanya lama menunggu proses klaim tidak menentu karena tergantung dari masing-masing kebijakan perusahaan, bahkan bisa jadi setelah 1 hari rawat inap baru asuransi bisa diklaim.

Menelusuri lebih lengkap informasi seputar asuransi adalah langkah tepat untuk memiliki produk asuransi dengan rasa aman dan nyaman sehingga suatu hari bisa dimanfaatkan sesuai harapan.